Menkominfo ; Korban Virus WannaCry di Indonesia Ribuan

Menkominfo ; Korban Virus WannaCry di Indonesia Ribuan

SHARE

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, memberikan informasi sampai saat ini sudah ada ribuan alamat IP di Indonesia yang terjangkit ransomware WannaCrypt atau dikenal juga dengan nama Virus WannaCry.

Virus WannaCry ini memang sudah kita ketahui belakangan  ini telah meresahkan banyak negara tidak hanya di Indonesia. Sebut saja Rusia, India, Ukraina, Taiwan, Tajikistan dan masih banyak lagi. Karena yang terjangkit dipelayanan publik seperti Instansi Pemerintahan dan Rumah Sakit. Virus WannaCry ini mengunci segala data komputer sehingga bisa menyebabkan  kelumpuhan.

Rudiantara berujar saat ditemui usai seminar Polemik Tarif Data di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (16/5/2017) “Kalau dilihat secara IP adress itu ada ribuan, angka pastinya saya belum, tapi ada ribuan.”

Angka serangan  tersebut diketahui berdasarkan laporan yang telah diterima Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sejak dibukanya call center terkait serangan Virus WannaCry yang mulai mewabah pada Sabtu (13/5/2017), kemarin.

“Laporan  itu juga kami tanya lebih detail, tanya lebih untuk akurasi. Pokoknya ribuan IP yang kena mulai dari sektor perkebunan, manufaktur, Samsat di Sulawesi, hingga perbankan di level daerah,” ucapnya.

Selain itu, Menkominfo memastikan bahwa rumah sakit yang terjangkit sampai sekarang baru RS Dharmais, tidak dengan RS Harapan Kita yang beredar belakangan ini.

“Saat dapat informasi Harapan Kita, saya langsung telepon Direktur Utamanya untuk cek lebih detail, ternyata gak,” ucapnya.

Meski telah menyerang ribuaan IP, dikatakan Rudiantara, bahwa serangan di Indonesia tidak separah dengan yang dialami negara lainnya.

“Inti kita ini bukan negara yang terpapar parah dibandingkan negara lain, karena sejak ada informasi serangan, kita sudah kerja sejak Sabtu kemarin,” jelasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY