Fujifilm Rilis Kamera Instan yang Kekinian Banget

Fujifilm Rilis Kamera Instan yang Kekinian Banget

SHARE

Jakarta – Tak hanya fokus menekuni kamera profesional, produsen kamera Fujifilm juga masih serius menggarap pasar kamera instan. Salah satu pembuktiannya adalah dengan merilis seri kamera instan Instax terbaru, yakni Instax SQ10. Oleh Fujifilm, Instax SQ10 disebut sebagai kamera instan hibrid. Bahkan kamera ini diklaim sebagai kamera instan hibrid pertama dalam tipenya, di mana dilengkapi dengan sensor gambar digital dan teknologi proses gambar digital.

Sistem baru ini disebut mampu menyajikan kualitas gambar instax yang lebih mumpuni dari seri sebelumnya. Dan yang lebih menarik lagi adalah hasil cetaknya yang dibuat Instagram banget dan saat ini kita ketahui para kalangan muda yang selalu ingin terlihat kekinian. Dengan hasil cetak foto yang memiliki rasio 1:1, Instax SQ10 seolah menawarkan pengalaman foto seperti yang ditemui di Instagram. Hal ini tentu akan bisa menggaet pasar yang lebih luas hingga ke generasi milenial.
Lim Djwe Khian,selaku Director PT. Fujifilm Indonesia berujar “Fotografi saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terlebih dengan hadirnya media sosial, seperti Instagram. Karenanya, mengapa hasil fotonya dibuat kotak. Kami di sini melihat kebutuhan pasar, kebutuhan digital dan format-format berbeda.”saat ditemui dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Kelebihan lainnya adalah kameran Instax terbarui ini dilengkapi dengan layar LCD. Sehingga pengguna bisa meninjau hasil foto dan mengedit sebelum akhirnya dicetak. Ada beragam filter dan fitur editing di dalamnya.Bicara desain, Instax SQ10 memiliki bodi yang simetris dengan lingkaran di tengah yang dilapisi metal. Untuk memudahkan pengguna mengambil gambar secara lanskap, kamera ini dibekali dengan dua tombol shutter di bagian kanan dan kiri.

Pengguna pun bisa menyimpan hasil gambar dengan memanfaatkan memori internal 15 GB. Bahkan di dalamnya terdapt slot microSD hingga 64 GB. Jadi, selain dicetak, hasil gambar juga bisa disimpan dan disebar di media sosial. Hanya saja, sayangnya kamera ini tidak dilengkapi dengan WiFi Direct untuk transfer foto.

“Fotografi akan selalu dikembangkan dan dilestarikan. Kami percaya fotografi tidak akan padam. Fotografi mengingatkan kita akan memori, memori terhadap keluarga, kasih, sayang, cinta, dan sebagainya,” pungkas Lim.

Tertarik membelinya? Instax SQ10 ini memiliki banderol jauh lebih mahal dari seri Instax lainnya. Untuk membelinya Anda harus merogoh kocek Rp 3,9 juta. Harga yang pantas untuk kamera dengan fitur baik dan kekinian ini. Rencananya akan mulai dipasarkan pada bulan Juni 2017.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY