Keajaiban Kemenangan Jack Miller di Assen 2016

Keajaiban Kemenangan Jack Miller di Assen 2016

SHARE

Keajaiban kemenangan yang diperoleh Jack Miller di Moto GP Assen Belanda 2016. Tidak ada yang memprediksi Miller bisa juara.
Keberhasilan Miller jadi kampiun di MotoGP Belanda merupakan salah satu cerita paling menarik sekaligus tidak terduga di sepanjang musim 2016. Jujur saja, pebalap muda asal Australia itu sebelumnya sama sekali tidak punya kriteria untuk jadi juara.

Tahun 2016 merupakan musim kedua Miller di ajang MotoGP. Tapi sebelum hasil bersejarah di Assen itu dia belum pernah finis di 10 besar. Tidak satu kalipun. Atas kemenangan di MotoGP Belanda, Miller meraih 25 poin. Dalam 24 balapan sebelumnya yang dia ikuti, total poinnya tidak sampai berjumlah angka 25.
Miller juga menjadi pebalap non-factory pertama yang memenangi balapan setelah Toni Elias di musim 2006. Catatan lainnya, Miller yang ketika itu berumur 21 tahun menjadi pebalap pertama yang memenangi balapan selain Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, Dani Pedrosa atau Casey Stoner, dalam lima tahun terakhir.

Kemenangan Miller ketika itu banyak terbantu hal-hal non-teknis. Faktor terbesar tentu saja cuaca. Bendera merah sempat dikibarkan yang memaksa balapan harus diulang. Andrea Dovizioso sempat memimpin jalannya balapan usai restart, meski kemudian tergelincir. Valenttino Rossi juga sempat menjadi pebalap terdepan, tapi kemudian tergelincir juga. Kemudian Marc Marquez memimpin jalannya balapan, sampai pada akhirnya dikalahkan oleh Jack Miller. Jack Miller, yang tampil percaya diri, berhasil mempertahankan posisinya hingga akhirnya bisa menjuarai balapan. Ini adalah pertama kalinya bagi pebalap berusia 21 tahun itu menjadi juara sebuah balapan MotoGP.

“Begitu banyak teriakan. Saat saya melakukan wawancara pertama (usai balapan), suara saya tak lagi banyak. Saya tahu saya akan menangis pada momen itu,” kenang Miller.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY