CPNS 2017 : 19 Jabatan dan Penempatan Kerja Kemenkes RI

CPNS 2017 : 19 Jabatan dan Penempatan Kerja Kemenkes RI

SHARE

Seruanku.com – CPNS 2017 : 19  Jabatan dan Penempatan Kerja Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) turut serta membuka lowongan bagi para pelamar CPNS 2017 bersama 61 Institusi lainnya sejak 11/09/2017. Terbuka 1000 lowongan pada 19 jabatan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkes RI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jabatan yang dibutuhkan oleh UPT Kemenkes RI ada 19 macam, yaitu Apoteker Ahli Pratama, Asisten Apoteker Terampil, Dokter Ahli Pratama, Dokter Gigi Ahli Pratama, Dosen ( Asisten Ahli), Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, Fisioterapis Ahli Pertama, Fisioterapis Terampil, Nutrisionis Terampil, Perawat Ahli Pertama, Perawat Terampil, Perekam Medis Terampil, Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil, Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama, Radiografer Ahli Pertama, Radiografer Terampil,Sanitarian Terampil, Teknisi Elektro Medis Terampil.

Semua jabatan tersebut dibutuhkan oleh UPT milik Kemenkes RI yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Terdapat 88 unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi penempatan. Sebanyak 50 Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan yang membutuhkan pegawai baru ialah RSUP H. Adam Malik Medan, RSUP dr. M. Djamil Padang, RSUP dr. M. Hoesin Palembang, RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSUP Fatmawati Jakarta, RSUP Persahabatan Jakarta, RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP dr. Kariadi Semarang, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, RSUP Sanglah Denpasar, RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, RS Ratatotok Buyat Manado, RS Stroke Nasional Bukittinggi, RS Kusta dr Rivai Abdullah Palembang, RS Kusta Sitanala Tangerang, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RS Kanker Dharmais Jakarta, RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta, RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta, RS Pusat Otak Nasional Jakarta, RS Ketergantungan Obat Jakarta, RS dr. Marzoeki Mahdi Bogor, RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua, RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu Bandung, RS Mata Cicendo Bandung, RS Ortophedi Prof. Dr. Soeharso Surakarta, RS Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang, RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, RS Kusta Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.

Tak hanya berbagai Rumah Sakit saja yang membutuhkan tenaga namun Balai – balai besar dibawah Kemenkes RI juga butuh tenaga baru. Balai tersebut adalah Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang, Jakarta, dan Surabaya, dan Makassar; Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Bandung, Surakarta, dan Makassar; Balai Kesehatan Mata Masyarakat Cikampek dan  Makassar;  Balai Pengaman Fasilitas Kesehatan Medan, Jakarta, Surakarta, Banjarbaru, Surabaya, dan Jayapura, serta Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Kemudian sejumlah 5 Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang juga memerlukan tenaga kesehatan antara lain, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II di Tarakan,  Pontianak dan Jayapura serta Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III di kupang dan Merauke.

Sedangkan untuk alokasi formasi penempatan di Badan PPSDM Kesehatan ada sejumlah 33 Poltekkes di seluruh Indonesia yang membutuhkan tenaga baru. Untuk itu bagi calon pelamar harus ditempatkan di seluruh Indonesia untuk mengabdi pada negara.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY